Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang.

definisi Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang

Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang: Orang yang bijaksana selalu lebih dulu mencapai maksudnya/tujuannya.

Lebih lanjut mengenai Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang
Contoh kalimat untuk "Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang

Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang terdiri dari 9 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Dulu besi, sekarang timah Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu intan, sekarang jadi batu buatan Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu parang, sekarang besi Sudah rusak; tidak dapat digunakan lagi.
Dulu permata intan, sekarang batu Belanda Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi Dulu kaya dan rupawan, tetapi kini papa dan buruk rupa. (raras = gugur, luruh)
Dulu timah, sekarang besi Orang kecil/rendahan yang memperoleh pangkat/status sosial tinggi.
Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)
Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja Orang yang serba salah karena telah melanggar perjanjian.
Ke mana kelok lilin, ke sana kelok loyang Selalu menuruti kehendak orang yang berkuasa; tidak dapat mengambil keputusan sendiri.
Ke tengah boleh, ke tepi pun boleh Orang yang dapat menyesuaikan dirinya dalam pergaulan; pandai menempatkan diri sesuai kondisi.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Kita baru mencapai pengayuh, orang sudah tiba ke seberang" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.