Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja.

definisi Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja

Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja: Orang yang serba salah karena telah melanggar perjanjian.

Lebih lanjut mengenai Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja
Contoh kalimat untuk "Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja

Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja terdiri dari 10 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Karena emas memas, karena padi menjadi Orang kaya bisa mewujudkan apa saja maksud hatinya. (memas = cermat, bagus)
Karena lotong terlalu makan, tupai dijulai timpa perasaan Orang besar yang bersuka-ria, orang kecil yang gembira berlebihan. (lotong = kera hitam)
Karena mata buta, karena hati mati Orang yang menuruti hawa nafsunya dan akhirnya binasa.
Karena sabut tebal, tempurungnya pun menjadi kebal Orang yang banyak memiliki kerabat dan sahabat pasti selamatlah hidupnya.
Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)
Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja Orang yang serba salah karena telah melanggar perjanjian.
Ke tengah boleh, ke tepi pun boleh Orang yang dapat menyesuaikan dirinya dalam pergaulan; pandai menempatkan diri sesuai kondisi.
Kecambah kayu ara takkan jadi pulut-pulut Orang yang pemberani tidak akan pernah menjadi pengecut.
Kecil api menjadi kawan, besar ia menjadi lawan Kejahatan yang kecil sebaiknya jangan dibiarkan menjadi besar.
Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa, sudah tua terubah tidak Kebiasaan sejak kecil yang sudah menjadi tabiat akan susah untuk diubah.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.