Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah.

definisi Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah

Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah: Orang kecil yang ikut campur urusan antara orang-orang besar/berkuasa, pada akhirnya ia sendiri yang akan binasa/mengalami kesulitan.

Lebih lanjut mengenai Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah
Contoh kalimat untuk "Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah

Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah terdiri dari 10 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Akan mengaji, suratlah hilang; akan bertanya, gurulah mati Orang yang berada dalam keadaan serba salah.
Di lurah air yang besar, di bukit orang yang hanyut Orang tidak bersalah yang menerima hukuman.
Di mana lalang habis, di situ api padam Dimana mati maka disana pulalah dikuburkan.
Di mana tumbuh, di situ disiang Dimana timbul perkara/permasalahan maka disana pulalah diselesaikan.
Di padang orang berlari-lari, di padang sendiri berjengket-jengket Orang yang suka menerima/menuntut hak orang lain, tetapi hak sendiri disembunyikan (tidak ingin dituntut).
Diam-diam ubi berisi, diam-diam besi berkarat Orang pendiam yang suka berpikir atau banyak memiliki pengetahuan; bekerja dengan diam-diam.
Dian sebatang dinyalakan hujung pangkalnya, teraba-teraba sudahnya Orang yang menyia-nyiakan sesuatu kelak akan mendapatkan kesulitan.
Dianjung seperti payung, diambak seperti kasur Orang yang sangat dimuliakan.
Dibalik-balik bagai memanggang Dipikirkan secara masak/matang.
Dibenarkan duduk di serambi, hendak bermaharajalela di tengah rumah Diberi sedikit hendak minta banyak.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Dua ekor gajah berjuang, seekor kancil mati tersepit di tengah" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.