Arti Kata "Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga.

definisi Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga

Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga: Orang yang tidak berbudi pekerti walaupun banyak pengetahuannya sekalipun, akan ketahuan juga asal-usulnya; yang berguna tetap tinggal, tetapi yang tidak berguna dibuang.

Lebih lanjut mengenai Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga
Contoh kalimat untuk "Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga

Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga terdiri dari 8 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Akan memikul tiada berbahu, akan menjunjung kepala luncung Tidak berdaya dalam mengerjakan suatu pekerjaan, karena kurang berpengetahuan atau kurang beruang.
Akan mengaji, suratlah hilang; akan bertanya, gurulah mati Orang yang berada dalam keadaan serba salah.
Banyak air sedikit minyak, minyak juga di atas Kedudukan yang tidak sama antara orang biasa dengan orang yang berpangkat.
Banyak makan garam Banyak pengalaman.
Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga Orang yang tidak berbudi pekerti walaupun banyak pengetahuannya sekalipun, akan ketahuan juga asal-usulnya; yang berguna tetap tinggal, tetapi yang tidak berguna dibuang.
Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)
Ke hilir kena kutuk sultan, ke mudik kena kutuk raja Orang yang serba salah karena telah melanggar perjanjian.
Ke hulu kena bubu, ke hilir kena tengkalak Tidak terhindarkan dari bahaya. (tengakalak = luka gores/sayat yang panjang)
Ke tengah boleh, ke tepi pun boleh Orang yang dapat menyesuaikan dirinya dalam pergaulan; pandai menempatkan diri sesuai kondisi.
Kebanyakan halilintar kurang hujan Banyak bicara, tetapi kenyataannya sangat sedikit.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.