Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak.

definisi Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak

Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak: Orang yang bernasib malang, walaupun sudah meniru cara orang lain, tetapi nasibnya tetap tidak berubah.

Lebih lanjut mengenai Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak
Contoh kalimat untuk "Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak

Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak terdiri dari 11 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Ayam pulang ke peraduan Sudah pada tempatnya.
Ayam sudah patah, kalau-kalau dapat menikam Orang yang melarat mungkin akan berubah nasibnya.
Ayam tambat disambar elang, padi ditanam tumbuh ilalang Orang yang tertimpa masalah dimana pun ia berada.
Ayam tidur senang di dalam reban, musang yang susah beredar sekeliling Tidak senang melihat kebahagiaan orang lain.
Berketak ayam di darat, bersenyap-senyap mutiara di laut Orang bodoh umumnya suka menunjukkan/memamerkan hasil pekerjaannya, tetapi orang yang bijaksana umumnya melakukan pekerjaan tanpa memamerkan hasilnya.
Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak Orang yang bernasib malang, walaupun sudah meniru cara orang lain, tetapi nasibnya tetap tidak berubah.
Berketak ayam, tahu akan bertelur atau tidak Orang yang bijaksana itu, apabila mendengar orang berbicara, ia tahu mana yang benar dan bohong (yang berilmu dan tidak).
Sudah baik kedudukannya, tidak tempatnya Tidak pantas.
Sudah calit jangan palit Tidak perlu (sebaiknya jangan) memperkeruh suasana.
Sudah dapat gading bertuah, tanduk tiada berguna lagi Sudah mendapatkan yang lebih baik, yang lama ditinggalkan.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Berketak ayam mandul; orang berketak ia berketak, orang bertelur ia tidak" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.