Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga.

definisi Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga

Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga: Siapa pun yang menjadi pemimpin, pasti tetap akan dihormati juga.

Lebih lanjut mengenai Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga
Contoh kalimat untuk "Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga

Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga terdiri dari 8 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Kecil api menjadi kawan, besar ia menjadi lawan Kejahatan yang kecil sebaiknya jangan dibiarkan menjadi besar.
Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa, sudah tua terubah tidak Kebiasaan sejak kecil yang sudah menjadi tabiat akan susah untuk diubah.
Kelalaian menjemput pencuri Kelalaian yang akhirnya mendatangkan kerugian.
Keluh-kesah tidur di kasur, berkeruh di lapik penjemuran Kemewahan/kekayaan tidak selamanya membawa kebahagiaan, sebaliknya hidup miskin dan sederhana dapat memberikan kesenangan. (berkeruh = mendengkur)
Kemarau setahun rusak oleh hujan sepagi Kebaikan yang sudah sering dilakukan tertutupi/terlupakan karena kesalahan kecil.
Kemenyan sebesar lutut jika tiada dibakar manakan berbau Kepandaian hendaklah diajarkan kepada orang lain; kepandaian akan hilang hilang begitu saja jika tidak diajarkan kepada yang lain.
Kemudi patah perahu tembuk Kemalangan yang datang silih berganti.
Kerbau jangan dimaling orang, ayam jangan dimusangi Keluarga hendaklah dijaga dan dirawat dengan baik. (dimusangi = dimakan musang)
Kerja sebarang hubah, kasih sebarang tempat Kerja apa pun disukai dan siapa pun dikasihi. (hubah = suka)
Siapa cepat boleh dulu, siapa kemudian putih mata Yang lebih dulu datang lebih hulu ditolong, sedangkan yang datang belakangan ditolong belakangan juga.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Siapa pun menjadi raja, tangan ke dahi juga" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.