Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah.

definisi Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah

Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah: Hemat dan cermat mendatangkan kesenangan, sedangkan boros dan mubazir mendatangkan kesulitan.

Lebih lanjut mengenai Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah
Contoh kalimat untuk "Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah

Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah terdiri dari 6 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah Hemat dan cermat mendatangkan kesenangan, sedangkan boros dan mubazir mendatangkan kesulitan.
Hutang biduk belum langsai, Hutang pengayuh datang pula Hutang yang dulu belum dibayar, tetapi sekarang berhutang lagi.
Hutang kayu ara Hutang yang tidak mungkin untuk dibayar.
Hutang samir belum selesai, hutang kajang tumbuh pula Hutang yang dulu belum dibayar, tetapi sekarang berhutang lagi. (kajang =benda yang dianyam dari daun nipah)
Hutang tembilang belum langsai, hutang tajak bila pula Hutang yang dulu belum dibayar, tetapi sekarang berhutang lagi.
Hutang sebelit pinggang Berhutang sangat banyak.
Hutang tiap helai bulu Berhutang sangat banyak.
Sedangkan bah kapur tak hanyut, ini pula kemarau panjang Masih memiliki mata pencaharian saja tidak kaya, apalagi jika tidak memiliki mata pencaharian.
Sedangkan gajah yang besar dan berkaki empat lagi terkadang terserondong dan jatuh tersungkur ke bumi Setiap orang berkuasa ada kalanya akan kehilangan kebesarannya, oleh karena itu sebaiknya janganlah mengagung-agungkan kebesaran yang telah/sedang dimiliki.
sia-sia utang tumbuh Pekerjaan yang dilakukan tanpa kehati-hatian akan mendatangkan bahaya.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Hemat pangkal kaya, sia-sia hutang tambah" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.