Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi.

definisi Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi

Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi: Dulu kaya dan rupawan, tetapi kini papa dan buruk rupa. (raras = gugur, luruh)

Lebih lanjut mengenai Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi
Contoh kalimat untuk "Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi

Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi terdiri dari 7 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi Dulu kaya dan rupawan, tetapi kini papa dan buruk rupa. (raras = gugur, luruh)
Dulu sorak, kemudian tohok Menggembar-gemborkan sesuatu yang belum tentu akan terjadi. (tohok = campak buang yang diberi bertali)
Dulu besi, sekarang timah Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu buah daripada bunga, dulu duduk daripada cangkung Beranggapan sudah memiliki sesuatu yang belum tentu diperoleh.
Dulu intan daripada jawi Bekerja tanpa mematuhi peraturan.
Dulu intan, sekarang jadi batu buatan Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu parang, sekarang besi Sudah rusak; tidak dapat digunakan lagi.
Dulu permata intan, sekarang batu Belanda Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu timah, sekarang besi Orang kecil/rendahan yang memperoleh pangkat/status sosial tinggi.
Dulukan yang dulu merasa garam Mengutamakan orang yang lebih tua dalam suatu pekerjaan.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.