Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Dulu besi, sekarang timah" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Dulu besi, sekarang timah" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Dulu besi, sekarang timah menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Dulu besi, sekarang timah.

definisi Dulu besi, sekarang timah

Dulu besi, sekarang timah: Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.

Lebih lanjut mengenai Dulu besi, sekarang timah
Contoh kalimat untuk "Dulu besi, sekarang timah"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Dulu besi, sekarang timah" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Dulu besi, sekarang timah untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Dulu besi, sekarang timah

Dulu besi, sekarang timah terdiri dari 4 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Dulu besi, sekarang timah Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu intan, sekarang jadi batu buatan Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu permata intan, sekarang batu Belanda Orang berpangkat/berstatus sosial tinggi yang telah diturunkan pangkat/status sosialnya.
Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi Dulu kaya dan rupawan, tetapi kini papa dan buruk rupa. (raras = gugur, luruh)
Dulu timah, sekarang besi Orang kecil/rendahan yang memperoleh pangkat/status sosial tinggi.
Telah penuh sebagai sukat Telah habis kesabarannya.
tinggi banir tempat berlindung Orang yang berkedudukan tinggi dan dijadikan sebagai pengayom.
Yang berhutang terjerat di kaki, yang menjamin terjerat di leher Orang yang menjamin orang yang berhutang sering kali kali terpaksa membayar hutang tersebut karena yang dijamin tidak dapat membayarnya ataupun melarikan diri.
Yang berpayung yang ditembak Orang yang berkuasalah yang dijadikan sebagai tempat untuk meminta pertolongan.
Yang berpuru selalu hendak menggaruk Orang yang melakukan kesalahan, suatu saat pasti akan terbongkar juga kesalahannya itu.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Dulu besi, sekarang timah" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.