Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Ditindih yang berat, dililit yang panjang" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Ditindih yang berat, dililit yang panjang" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Ditindih yang berat, dililit yang panjang menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Ditindih yang berat, dililit yang panjang.

definisi Ditindih yang berat, dililit yang panjang

Ditindih yang berat, dililit yang panjang: Kemalangan yang tak dapat dielakkan; tidak dapat melepaskan diri dari kekuasaan orang lain.

Lebih lanjut mengenai Ditindih yang berat, dililit yang panjang
Contoh kalimat untuk "Ditindih yang berat, dililit yang panjang"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Ditindih yang berat, dililit yang panjang" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Ditindih yang berat, dililit yang panjang untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Ditindih yang berat, dililit yang panjang

Ditindih yang berat, dililit yang panjang terdiri dari 6 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Dari telaga yang jernih, tak akan mengalir air yang keruh Dari sifat orang yang mulia, tidak akan muncul budi bahasa dan perilaku yang kasar/tidak baik.
Dari telaga yang keruh, tak akan mengalir air yang jernih Dari orang yang tabiatnya jahat, tidak akan muncul budi bahasa dan perilaku yang baik.
Ditindih yang berat, dililit yang panjang Kemalangan yang tak dapat dielakkan; tidak dapat melepaskan diri dari kekuasaan orang lain.
Tak ada beras yang akan ditanak Tidak ada kelebihan yang pantas dikemukakan/ditunjukkan.
Tak ada busuk yang tak berbau Tidak ada kejahatan/keburukan yang dapat disembunyikan selamanya.
Tak ada dekar yang tak bulus Tidak ada orang yang tidak pernah berbuat salah.
Tak ada guru pada orang pekak, tak ada kilat pada orang buta Orang bodoh yang tidak tahu arti kiasan dan sidiran.
Tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi si buta Orang bodoh yang tidak tahu arti kiasan dan sidiran.
Tak ada macan yang makan anaknya Tidak ada orang tua yang tega mencelakakan anak kandungnya.
Tak ada padi beras setangkai Tidak ada sesuatu yang sempurna.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Ditindih yang berat, dililit yang panjang" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.