Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya.

definisi Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya

Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya: Orang yang diam belum tentu adalah pengecut.

Lebih lanjut mengenai Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya
Contoh kalimat untuk "Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya

Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya terdiri dari 7 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Air gedang menghanyutkan Orang yang pendiam itu biasanya berpengetahuan tinggi dan dapat melakukan pekerjaan yang besar. (gedang = besar)
Air mudik sungai, semua teluk diranai Orang yang boros dan tanpa perhitungan dalam megatur pengeluaran. (diranai = dijalani)
air tenang menghanyutkan Orang yang pendiam itu biasanya berpengetahuan tinggi dan dapat melakukan pekerjaan yang besar.
Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya Orang yang diam belum tentu adalah pengecut.
Belum bergigi hendak menggigit Belum berkuasa tetapi sudah berangan-angan untuk menindas.
belum bertaji hendak berkokok Belum berilmu sudah hendak menyombongkan diri.
belum dipanjat asap kemenyan Belum kawin.
Belum disuruh sudah pergi, belum dipanggil sudah datang Orang yang arif dan rajin.
Belum duduk berlunjur dulu Belum memperoleh sesuatu yang dikehendaki tetapi sudah merasa senang/kegirangan.
Belum menetas sudah dibilang Belum tercapai tujuannya tetapi sudah bersenang-senang/kegirangan.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Air yang tenang, jangan disangka tiada berbuaya" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.