Web Analytics Made Easy -
StatCounter
Arti Kata "Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut" menurut Kamus Peribahasa - Rebanas

Arti Kata "Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut" Menurut Kamus Peribahasa

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut menurut Kamus Peribahasa. Selain Arti, mungkin juga disertakan contoh kalimat yang memakai kata Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut.

definisi Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut: Hendaklah patuh terhadap undang-undang di negeri yang kita tinggali.

Lebih lanjut mengenai Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut
Contoh kalimat untuk "Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut"

Berbagai contoh kalimat untuk kata atau frase "Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut" tersedia di halaman contoh kalimat. Silakan kunjungi halaman khusus contoh kalimat menggunakan kata Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut untuk melihat berbagai penerapan riil di kehidupan nyata.

Lebih lanjut mengenai Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut terdiri dari 9 kata. Kata tersebut mempunyai 10 kata terkait yakni sebagai berikut:

Adat lama pusaka usang Adat-istiadat/kebiasaan tak pernah berubah.
Adat lurah timbunan sarap Orang yang memiliki pangkat tinggi biasanya dipenuhi dengan banyak pikiran dan masalah.
Adat pulau limburan pasang Adat hidup ialah saling membantu; yang kaya membantu yang miskin, yang berilmu membantu yang bodoh, dan yang berkuasa melindungi yang lemah.
Adat rimba raya, siapa berani ditaati Orang yang menyelesaikan masalah hanya menggunakan kekuatannya, bukan akalnya.
adat teluk timbunan kapal Orang yang memiliki pangkat tinggi/berpengaruh biasanya menjadi tempat tumpuan orang lain untuk mengadu. (kapal = kapar = kayu-kayuan yang hanyut di sungai, danau, dsb)
Adat yang kawi, syarak yang lazim Adat-istiadat (kebiasaan) merupakan undang-undang yang berlaku dalam pergaulan, dan norma agama merupakan undang-undang yang berjalan seiring dengan adat yang berlaku. (kawi = kuat/sakti)
Adat yang menurun, syarak yang mendaki Adat dapat menuju kerendahan dan tidak sanggup menghadapi pergolakan massa, tetapi syarak selalu menuju ketinggian dan dapat mengatasi segala gerakan yang menentangnya.
Air gedang menghanyutkan Orang yang pendiam itu biasanya berpengetahuan tinggi dan dapat melakukan pekerjaan yang besar. (gedang = besar)
Air jernih, ikannya jinak Negeri yang aman dan teratur biasanya rakyatnya berbudi luhur.
Air keruh, limbat keluar Di negeri yang terdapat huru-hara, biasanya orang jahat akan mencari keuntungan.
Simpan Informasi Agar Tidak Hilang

Jika informasi mengenai "Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut" ini bermanfaat, sila bagikan ke teman atau simpan di akun media sosial memakai menu berikut.

Pertanyaan, Kritik, Koreksi dan Saran
Jika anda mempunyai pertanyaan, saran, kritik, atau laporan kesalahan penulisan, dll. Baik mengenai halaman ini, atau mengenai kamus ini, silakan memakai formulir di bawah.
Index Kamus Peribahasa
Tentang Kamus Peribahasa

Kamus Kamus Peribahasa ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Peribahasa, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.