Web Analytics Made Easy -
StatCounter
"Kamus Arti Kata dan Arti Nama Rebanas"

Kata Awalan E Menurut Kamus Kesehatan

Index Kamus Kesehatan
Kata Awalan E Menurut Kamus Kesehatan
No Kata Arti
1 efek samping Efek toksik yang terjadi dalam terapi oleh karena dosis lazim atau dosis yang dianjurkan
2 endometriosis Kondisi dimana sel-sel/jaringan aktif rahim juga tumbuh di luar rahim (berakibat nyeri menstruasi, timbulnya kista endometriosis, dan sering menyumbat tuba fallopi).
3 endoskopi Teknik untuk melihat bagian dalam tubuh dengan menggunakan alat yang dimasukkan langsung ke dalam organ tubuh yang hendak dilihat.
4 etiologi Ilmu tentang penyebab penyakit.
5 evakuasi Upaya untuk memindahkan korban dari lokasi yang tertimpa bencana ke wilayah yang lebih aman untuk mendapatkan pertolongan.
6 Earth 1 tanah. 2 barang tambang yang dapat dijadikan bubuk yang tidak mempunyai bentuk tetap. 3 oksida yang mengandung logam, ditandai oleh titik lebur yang tinggi; misalnya, oksida aluminium, yang dahulu tergolong sebagai unsur.
7 Ear organ pendengaran dan keseimbangan, peka terhadap gelombang bunyi, terhadap pengaruh-pengaruh gaya tarik dan gerakan, organ ini terdiri dari telinga bagian luar, yang meliputi daun telinga (pinna) dan pintu saluran indera pendengar bagian luar, telinga bagian tengah atau rongga gendang pendengar, yang mengandung tulang kecil dan telinga bagian dalam, yang meliputi salran yang berbentuk setengah lingkaran, rongga penghubung dan pembuluh di dalam telinga yang menyerupai siput (cochlea)
8 earache rasa sakit dalam telinga, disebut juga otalgia
9 eardrum membran gendang pendengar, lembar berserat berbentuk kerucut yang pipih yang memisahkan pintu saluran indera pendengar bagian luar dari rongga telinga bagian tengah
10 EBA (Executive Brain Assesment) Sebuah tes identifikasi potensi otak individu yang mendasari kapasitas SDM dan kepemimpinan seseorang dalam aktivitasnya di organisasi. Unsur-unsur yang dinilai adalah dominasi otak (dominasi otak kiri/dominasi otak kanan), modalitas belajar (visual/auditorik/kinestetik) dan gaya berpikir (analyzer/organizer/personalizer/strategizer).
11 EHRA (Environmental Health Risk Assesment) Survei partisipatif di kabupaten/kota yang bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas sanitasi dan perilaku masyarakat terhadap higiene dan sanitasi pada skala rumah tangga. Dasar survei merujuk kepada pengamatan dan kajian terhadap 5 (lima) pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI yaitu (1) Stop Buang Air Besar Sembarangan, (2) Cuci Tangan Pakai Sabun, (3) Pengelolaan Makanan dan Air Minum Rumah Tangga, (4) Pengelolaan Sampah dan (5) Air Limbah Domestik.
12 EKG (Elektrokardiogram) Mesin yang mencatat aktivasi listrik dari denyut jantung. Kadang-kadang elektrokardiogram dapat menunjukkan apakah serangan jantung telah terjadi, tetapi seringkali EKG menujukkan normal meskipun penyakit arteri koroner berat sudah hadir
13 ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) Salah satu metode yang sensitif untuk mendeteksi antibodi, antigen, hormon maupun bahan-bahan toksik. Metode ini merupakan pengembangan dari sistem deteksi dengan imunofluoresen atau radioaktif. Immunoassay enzim yang secara khusus disebut uji kadar imunosorben terikat enzim atau ELISA ini merupakan uji serologis yang digunakan untuk imunodiagnosis infeksi oleh virus, bakteri, parasit dan antigen mikrobial lainnya.
14 EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) Sebuah program kerjasama Kementerian Kesehatan RI dan USAID selama lima tahun (2012-2016) dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Melalui program ini diharapkan terjadi percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir sebesar 25% di Indonesia. Tujuan dari Program EMAS ini adalah (1) Penurunan jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir di fasilitas kesehatan sebesar 25% dalam periode 5 tahun, (2) Peningkatan kualitas pelayanan obstetri dan bayi di rumah sakit dan peningkatan jumlah rumah sakit yang terakreditasi secara internasional, (3) Peningkatan kualitas Sistem Rujukan.
15 EWORS (Early Warning Outbreak Recognition System) Suatu sistem jaringan informasi yang menggunakan internet yang bertujuan untuk menyampaikan berita adanya kejadian luar biasa pada suatu daerah di seluruh Indonesia ke pusat EWORS (Badan Litbangkes. Depkes RI.) secara cepat. Melalui sistem ini peningkatan dan penyebaran kasus dapat diketahui dengan cepat, sehingga tindakan penanggulangan penyakit dapat dilakukan sedini mungkin. (Sumber: www.litbang.depkes.go.id)
16 Ebola Sejenis virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae, dan juga nama dari penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Gejala-gejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam. Tingkat kematian berkisar antara 80% sampai 100%. Asal kata adalah dari sungai Ebola di Kongo. Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit. Masa inkubasinya dari 2 sampai 21 hari, umumnya antara 5 sampai 10 hari. Saat ini telah dikembangkan vaksin untuk Ebola yang 90% efektif dalam monyet, namun vaksin untuk manusia belum ditemukan. Sejauh ini, Ebola adalah penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia. Kesempatan untuk hidup jika terinfeksi penyakit ini masih 0% alias tidak mungkin, dan sampai sekarang masih dicari vaksinnya. Penderita biasanya bisa langsung meninggal dalam siklus 6 hari sampai 20 hari, alias sangat cepat. Sekarang bisa dikatakan bahwa Ebola adalah penyakit yang paling dihindari untuk terjangkit di seluruh dunia.
17 Efek samping kontrasepsi Efek yang tidak diinginkan yang dapat terjadi akibat penggunaan alat kontrasepsi, tetapi tidak menimbulkan akibat serius terhadap klien.
18 Eklampsia Satu jenis penyakit yang terjadi pada saat kehamilan tua, disertai dengan tekanan darah tinggi dan dapat mengakibatkan kekejangan terkadang diikuti dengan tidak sadar (coma).
19 Eksploitasi Anak (Child Exploitation) Penggunaan anak dalam pekerjaan atau aktifitas lain untuk keuntungan orang lain.
20 Electroenchephalography Alat pemeriksaan aktivitas saraf otak.
21 Electronic Cigarettes (ECs) / Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) Alat yang berfungsi untuk mengubah zat-zat kimia menjadi uap dan mengalirkannya ke paru-paru, di mana zat kimia tersebut, merupakan campuran zat seperti nikotin dan propylene glicol. Sampai saat ini keamanan ENDS belum terbukti secara ilmiah, karena dalam produk ini disinyalir mengandung zat-zat berbahaya seperti nikotin dan konsentrasi tinggi propylene glycol, yaitu zat penyebab iritasi jika dihirup. Berdasarkan tes oleh Food and Drug Administration (FDA), beberapa produk juga mengandung diethylene glycol, yang merupakan zat kimia yang digunakan untuk meracuni.
22 Emboli = embolus Terjadinya bekuan darah atau sumbatan lain yang terbawa oleh darah dari pembuluh darah lainnya dan terdesak ke dalam pembuluh darah yang lebih kecil sehingga menyumbat sirkulasi darah.
23 Emerging diseases Penyakit-penyakit yang mencuat yaitu penyakit yang angka kejadiannya meningkat dalam dua dekade terakhir ini, atau mempunyai kecenderungan untuk meningkat dalam waktu dekat, penyakit yang area geografis penyebarannya meluas, dan penyakit yang tadinya mudah dikontrol dengan obat-obatan namun kini menjadi resisten.
24 Emotional Abuse terhadap anak Meliputi kegagalan penyediaan lingkungan yang mendukung dan memadai bagi perkembangannya, termasuk ketersediaan seorang yang dapat dijadikan figur primer, sehingga anak dapat berkembang secara stabil dan dengan pencapaian kemampuan sosial dan emosional yang diharapkan sesuai dengan potensi pribadinya dan dalam konteks lingkungannya.
25 Endemi (Endemic) Keberadaan penyakit atau agen infeksi secara terus menerus pada populasi tertentu atau wilayah tertentu. Juga dipakai untuk menyatakan insidens kasus baru penyakit yang selalu ada dalam keadaan mantap di suatu wilayah.
26 Endemik GAKI, daerah endemik GAKI Daerah sebagian besar penduduknya mengalami pembesaran kelenjar gondok, dengan klasifikasi sebagai berikut : Daerah GAKI berat, bila TGR > 30 % Daerah GAKI sedang, bila TGR 20 - 29,9% Daerah GAKI ringan, bila TGR 5 - 19,9% Daerah non-endemiK, bila TGR
27 Epidemi (Epidemic) Timbulnya kasus penyakit atau suatu kejadian di dalam suatu populasi atau wilayah yang melebihi keadaan yang biasa dianggap normal. Sifat-sifat penyakit, wilayah, dan musim harus diperhitungkan. Untuk menentukan ada tidaknya jumlah kasus yang melebihi normal perlu diketahui insidens kejadian sebelumnya pada daerah yang sama.
28 Epidemiologi (Epidemiology) Ilmu yang mempelajari sebaran dan penyebab keadaan sehat atau sakit pada populasi, dan penerapannya dalam pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan dan penyakit.
29 Epistaksin = mimisan Pendarahan atau keluarnya tetesan darah yang keluar melalui hidung. Penyebab terjadinya mimisan antara lain perubahan cuaca, penyakit tumor, demam berdarah dan sinusitis.
30 Epstein Barr Virus (EBV) Virus yang menjadi salah satu penyebab terjadinya Artritis Rematoid, penyakit yang penyebabnya belum diketahui hingga sekarang.
31 Eradikasi = Pembasmian (Eradication) Pemusnahan agen infeksi dalam upaya menghalangi penyebaran infeksi, misalnya eradikasi penyakit cacar di seluruh dunia, dan eradikasi penyakit malaria di wilayah tertentu.
32 Eradikasi Polio (ERAPO) Program global/dunia dalam rangka membasmi virus polio liar di seluruh dunia pada tahun 2008. Untuk melaksanakan ERAPO ini strateginya melalui imunisasi rutin, imunisasi tambahan (PIN,BIAS), Surveilans AFP dan laboratorium containment
33 Etnomedisin Cabang antropologi medis yang membahas tentang asal mula penyakit, sebab-sebab dan cara pengobatan menurut kelompok masyarakat tertentu.
34 e-Catalog Obat Generik Sistem informasi elektronik yang memuat informasi seputar daftar nama obat, jenis, spesifikasi teknis, harga satuan terkecil (sudah termasuk pajak dan biaya distribusi), dan pabrik penyedia. Pengadaan obat generik yang sudah termuat dalam e-Catalog dilaksanakan melalui mekanisme e-Purchasing.
35 e-Licensing Sistem elektronik perizinan sarana produksi dan distribusi kefarmasian. Melalui aplikasi ini pelaku usaha dapat mendaftarkan sarana produksi maupun distribusi kefarmasian secara online melalui website. Lingkup perizinan meliputi perizinan sarana produksi kefarmasian yaitu industri farmasi, industri obat tradisional, industri ekstrak bahan alam, industri kosmetik serta perizinan PBF dan perizinan PBF bahan obat.
36 e-Procurement Pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan dengan menggunakan teknologi informasi dan transaksi elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemajuan teknologi informasi lebih mempermudah dan mempercepat proses pengadaan barang/jasa, karena penyedia barang/jasa tidak perlu lagi datang ke Kantor Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) untuk melihat, mendaftar dan mengikuti proses pelelangan, tetapi cukup melakukannya secara online pada website pelelangan elektronik.
37 e-Purchasing Tata cara pembelian barang/jasa sesudah sistem e-Catalogue terbangun. Dengan telah terbangunnya sistem e-Catalogue obat, maka Kementerian/Lembaga/Dinas/Instansi (K/L/D/I) tidak perlu melakukan proses pelelangan, namun dapat langsung memanfaatkan sistem e-Catalogue obat dalam pengadaan obat dengan prosedur e-Purchasing.
38 e-Regalkes Fasilitas layanan publik dalam proses perizinan yang menerbitkan Sertifikat Produksi Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), Izin Penyalur Alat Kesehatan (Izin PAK), dan Izin Edar Produk Alat Kesehatan dan PKRT.
39 e-Report PBF Sistem pelaporan sarana distribusi kefarmasian yang melaporkan seluruh obat yang didistribusikan PBF termasuk psikotropika dan narkotika dalam periode 3 bulan sekali.
40 e-Tendering Tata cara pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan secara terbuka dan dapat diikuti oleh semua penyedia barang/jasa yang terdaftar pada sistem elektronik. Prinsip pemilihan penyedia barang/jasa secara elektronik sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012, yaitu efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel.
Tentang Kamus Kesehatan

Kamus Kamus Kesehatan ini merupakan online. Jika anda mencari terjemah atau arti kata menurut kamus Kamus Kesehatan, anda bisa mencari disini. Kamus bisa ditelaah menggunakan abjad atau formulir pencarian.